KABAR GEMBIRA BAGI MASYARAKAT BUKITTINGGI, KINI PEMKO SIAPKAN LAYANAN KESEHATAN GRATIS

 

 

 

 

 

UNusantara BUKITTINGGI, –   Sekretaris Kota Bukittinggi, Martias Wanto, menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Bukittinggi tengah persiapkan program layanan kesehatan gratis untuk seluruh Masyarakat. Dimana, program yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan ini direncanakan akan dilaunching dalam waktu dekat.

” Dalam RPJMD 2021-2026, telah disusun visi Bukittinggi, sesuai arahan Wali Kota Bukittinggi, Hebat berlandaskan Adat Basandi Syara’ Syara’ Basandi Kitabullah. Untuk mendukung visi ini, disusun 7 misi, salah satunya Hebat dalam bidang kesehatan dan lingkungan. ” Ungkapanya.

Lebih lanjut Martias menjelaskan pada prinsipnya semua daerah tentu akan tingkatkan derajat kesehatan masyarakatnya. Namun, realitanya, tidak semua warga yang mampu untuk mengikuti program jaminan kesehatan. Tahun 2022, tercatat sebanyak 87 persen warga Bukittinggi yang mampu ikuti program jaminan kesehatan Nasional.

” Untuk itu, Bapak Wako Erman Safar, meminta, mulai tahun 2023 ini, setiap warga Kota Bukittinggi gratis mendapatkan layanan kesehatan, karena iuran kesehatannya dibayarkan Pemko Bukittinggi, ”  Jelas Martias.

Selain ia mengatakan bahwa program ini, juga sudah disetujui DPRD Bukittinggi. Dimana, tahun 2023 ini, telah dianggarkan dana sebesar Rp 9,5 Milyar.

” Anggaran tersebut, sudah bisa membayarkan iuran kesehatan untuk 95,5 persen warga Bukittinggi. Artinya, sesuai Perpres 82 tahun 2019, Pemko Bukittinggi sidah bisa jalankan program UHC, karena sudah melewati ambang batas 95 persen warga yang mendapatkan jaminan kesehatan nasional. Ini bukan program baru. Sudah ada sejak lima tahun lalu, namun Bukitinggi baru tahun ini memulainya, ” Jelasnya.

Pimpinan BPJS Kesehatan Kota Bukittinggi, Henny Nursanti, menjelaskan, UHC, merupakan kondisi 95 persen penduduk suatu daerah, sudah mendapatkan jaminan kesehatan nasional. Jamkesnas yang dimaksud, baik itu peserta mandiri ataupun dibayarkan oleh pemerintah.

BACA JUGA :  SATGAS OPS NUSANTARA MAHAKAM GELAR PATROLI GUNA CIPTAKAN SITUASI AMAN DI IKN 

” Universal Health Coverage (UHC) merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, bermutu dengan biaya terjangkau. UHC, tentu ada proses yang dijalankan.Sehingga ketika sudah didaftarkan, kartu langsung aktif dan dapat menikmati layanan kesehatan gratis. UHC merupakan bagian dari BPJS Kesehatan. Jangan ragu, sejumlah faskes, akan berbenah, untuk kelas 3. Sehingga warga tidak perlu cemas tentang layanan yang diberikan untuk kelas 3, namun tetap menjalankan prosesnya mulai dari faskes tingkat 1, ” Jelasnya.

Kepala Dinkes Bukittinggi, Linda Faroza, menambahkan, program UHC sudah mulai disosialisasikan hingga tingkat kelurahan. Bagaimana memastikan instansi terkait dan masyarakat paham dengan UHC.

” Warga tidak perlu meminta surat keterangan tidak mampu, untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis. Sasaran warga ber-KTP Bukittinggi dan berdomisili di Bukittinggi. Infrastruktur sudah disiapkan. Peserta mandiri, karena melakukan pembayaran sendiri, tentu dapat mendapatkan layanan kesehatan sesuai kelas yang mereka daftarkan. Bagi yang telah terdaftar dalam UHC, masih dapat pindah kelas. Namun, konsekuensi pembiayaan yang ditimbulkan, ditanggung oleh warga yang bersangkutan dan tidak lagi terdaftar dalam program UHC atau dapat diartikan tidak lagi dibayarkan iuran kesehatan untuk kedepannya, ” Ungkapnya.
Wakil Ketua FKS Bukittinggi, Ali Rahman, mengapresiasi program UHC yang akan dijalankan Pemko Bukittinggi. Tentu dibutuhkan sosialisasi kepada seluruh warga dan perlu adanya tempat pengaduan sebagai bentuk pengawasan.
” Ini merupakan indikator Kota Sehat dalam kesehatan masyarakat sehat yang mandiri. Ini sangat membantu warga di situasi sulit seperti saat ini, ” Pungkasnya.
error: Content is protected !!